Maros, 22 November 2025 — Dinas Kesehatan Kabupaten Maros melalui Bidang Kesehatan Masyarakat pada Program Kesehatan keluarga dan Gizi menyelenggarakan Pengukuhan dan Orientasi Duta Tablet Tambah Darah Sehatkan Remaja Hebat (Duta Sehat) di Baruga A Kantor Bupati Maros, menghadirkan gabungan peserta dari berbagai sekolah dan fasilitas kesehatan. Peserta terdiri dari siswa SMA 3 Maros Kecamatan Lau, SMAN 4 Maros Kecamatan Bantimurung, SMAN 10 Maros Kecamatan Simbang, dan SMAN 8 Maros Kecamatan Mandai didampingi oleh guru masing-masing, bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Lau, Puskesmas Mandai, Puskesmas Bantimurung dan Puskesmas Simbang hadir pula perwakilan Duta Sehat dari SMA 1 Maros memberikan sharing session atas kegiatan yang sudah dilakukan sejak di launchingnya Duta Sehat pada bulan Agustus 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dukungan UNICEF, sebagai bagian dari upaya penguatan program kesehatan remaja di Kabupaten Maros.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ibu A. Fitriany Nur SKM, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kehadiran remaja dalam program kesehatan sangat penting untuk memperkuat upaya promosi kesehatan di tingkat sekolah dan komunitas. Ia menyampaikan bahwa Duta Sehat memiliki peran strategis dalam menyebarkan pesan kesehatan dengan cara yang dekat dan relevan bagi teman sebaya, terutama dalam menghadapi tantangan kesehatan remaja saat ini.
Selama orientasi, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai gizi seimbang, perilaku hidup bersih dan sehat, kesehatan reproduksi remaja, hingga pencegahan stunting. Mereka juga dilatih keterampilan komunikasi, advokasi, serta cara memanfaatkan media sosial untuk membuat konten edukasi kesehatan yang menarik dan mudah dipahami. Pendampingan dari guru dan petugas puskesmas turut memastikan proses belajar berlangsung optimal dan terarah, sejalan dengan pendekatan pemberdayaan remaja yang didorong oleh UNICEF.
Dinas Kesehatan Kabupaten Maros berharap kegiatan ini dapat memperkuat peran aktif remaja sebagai Duta Sehat yang mampu berkolaborasi dengan sekolah dan puskesmas dalam mendorong peningkatan literasi kesehatan serta perubahan perilaku di lingkungan masing-masing. Sinergi antara siswa, guru, tenaga kesehatan, dan dukungan UNICEF serta Jenewa Institute diharapkan menjadi fondasi kuat dalam peningkatan kualitas kesehatan remaja di Kabupaten Maros.



























