Kamis 22 Agustus, 2024 | Admin

Tingkatkan Layanan Pengaduan Masyarakat Melalui SP4N Lapor!, Pemkab Maros Bersama USAID IUWASH Gelar Workshop Panduan Teknis

Maros_ Bupati Maros Dr. H.A.S. Chaidir Syam, secara resmi membuka workshop Publikasi Akuntabilitas Sosial Inklusi(PASI) untuk Implementasi Panduan Teknis Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N Lapor) terkait WASH/WRM, Kamis (21/08/2024) bertempat di Ruang Meeting Florence Hotel Grand Waterboom Maros.

Acara yang dihadiri oleh Admin Instansi, Pejabat penghubung SP4N LAPOR di sektor WASH/WRM serta perwakilan masyarakat dari berbagai kelurahan.

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kominfo Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Maros bekerjasama dengan USAID IUWASH Tangguh ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan air bersih dan sanitasi di wilayah Kabupaten Maros.

Dalam sambutannya, Bupati Maros Dr. H.A.S. Chaidir Syam menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pelayanan publik, khususnya di sektor WASH/WRM.

"Dengan adanya workshop ini, kita berharap semakin banyak masyarakat yang aktif menyampaikan aspirasi dan pengaduan terkait masalah Air Minum aman, sanitasi aman dan PSDA. Hal ini akan mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanannya," ujar Bupati.

Ia juga menyampaikan, Workshop hari ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan pengelolaan Air Aman, Sanitasi Aman dan PSDA yang lebih baik dan berkelanjutan di Kabupaten Maros dengan melibatkan masyarakat secara aktif, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat dan tercipta lingkungan yang lebih sehat.

Workshop ini menghadirkan narasumber dari USAID IUWASH Tangguh Nasional Coordinator Governance, Togi Sianipar serta Kepala Dinas Kominfo-SP Maros, yang dipandu oleh Nawir Sikki, selaku Regional Governance Specialist USAID-IUWASH Tangguh SSRO.

Menurut Togi, Workshop ini digelar guna memberikan Pengetahuan dan pengalaman mengenai Panduan Teknis tata cara menyampaikan Aduan dan Aspirasi Masyarakat Kepada Pemerintah Daerah terkait Air Minum Aman, Sanitasi Aman dan PSDA yang ada dilingkungannya, dan memberikan pengetahuan kepada para pejabat penghubung terkait, serta pentingnya
respon cepat dan tepat terhadap setiap laporan yang masuk.

"Memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mengidentifikasi masalahnya mengoptimalkan SP4N lapor agar memilah, mengidentifikasi dan melanjutkan ke satker terkait" jelasnya.

Bagi kelompok rentan yang ingin memasukkan aduan ataupun aspirasinya, Togi memberikan contoh seperti di Kota medan yang telah menerapkan pojok pengaduan di titik-titik paling terdekat dengan masyarakat seperti Kantor desa-desa dan Kantor kelurahan. Lengkap dengan fasilitas meja khusus untuk pojok aduan, yang dibantu oleh staf desa atau kelurahan meneruskan aduan ke SP4N Lapor.

Menanggapi Togi, Kepala Dinas Kominfo SP Maros, Prayitno, ST.,MT memaparkan bahwa kedepannya akan menerapkan Pojok aduan di Kelurahan, pilot project satu atau dua Kelurahan terlebih dulu agar kelurahan yang lain bisa meniru. Ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bagi kelompok rentan dan wilayah yang terkendala jaringan.

"Terimakasih kepada USAID IUWASH Tangguh yang telah mendampingi kami Kabupaten Maros untuk lebih optimal lagi dalam mengimplementasikan SP4N Lapor, insyaAllah kedepannya kami akan membuat pilot project pojok aduan agar memudahkan masyarakat "

Lebih lanjut Kadis Kominfo-SP menyampaikan, hari ini kita mempelajari secara teori panduan teknisnya, esok hari peserta akan turun langsung ke Lapangan untuk mempraktekkannya di Kelurahan Baju Bodoa. Dengan memahami cara kerja SP4N LAPOR, diharapkan para admin penghubung dapat lebih efektif dalam mencatat, menindaklanjuti, dan menyelesaikan setiap pengaduan yang masuk. (DisKominfo-SP)